Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Juni 2010

Daftar Saham Pembagi Dividen Pada Juni 2010

Berikut daftar saham pembagian dividen pada bulan Juni berikut jadwal pembagiannya

AALI Dividend 8-Jun-10 9-Jun-10 Rp465 per saham
BBNI Dividend 8-Jun-10 9-Jun-10 Rp47.48 per saham
INDY Dividend 8-Jun-10 9-Jun-10 Rp69.68 per saham
ELTY Dividend 9-Jun-10 10-Jun-10 Rp1 per saham
BMRI Dividend 9-Jun-10 10-Jun-10 Rp100.163 per saham
MLPL Dividend 9-Jun-10 10-Jun-10 Rp2.15 per saham

TOTL Dividend 9-Jun-10 10-Jun-10 Rp7.5 per saham
AKSI Dividend 10-Jun-10 11-Jun-10 Rp3 per saham
BBTN Dividend 10-Jun-10 11-Jun-10 Rp15.094 per saham
EKAD Dividend 11-Jun-10 14-Jun-10 Rp3 per saham
AUTO Dividend 14-Jun-10 15-Jun-10 Rp478 per saham
ASGR Dividend 14-Jun-10 15-Jun-10 Rp14 per saham
UNTR Dividend 14-Jun-10 15-Jun-10 Rp330 per saham

PTRO Dividend 15-Jun-10 16-Jun-10 Rp143.03 per saham
ASII Dividend 16-Jun-10 17-Jun-10 Rp830 per saham
LMSH Dividend 16-Jun-10 17-Jun-10 Rp30 per saham
MTDL Dividend 16-Jun-10 17-Jun-10 Rp1 per saham
SCMA Dividend 16-Jun-10 17-Jun-10 Rp170 per saham
MREI Dividend 17-Jun-10 18-Jun-10 Rp18 per saham

MLBI Dividend 17-Jun-10 18-Jun-10 Rp3650 per saham
LSIP Dividend 17-Jun-10 18-Jun-10 Rp209 per saham
GJTL Dividend 18-Jun-10 21-Jun-10 Rp15 per saham
JRPT Dividend 18-Jun-10 21-Jun-10 Rp24 per saham
RALS Dividend 18-Jun-10 21-Jun-10 Rp25 per saham

Read More...

Selasa, 08 Juni 2010

Berita terkini : SGRO

Sampoerna Agro sudah menggarap beberapa lahan hutan sagu. Lahan seluas 22.000 ha 

di Selat Panjang Riau menjadi proyek sagu pertama Sampoerna Agro.

Di atas lahan itu, telah tertanam sagu seluas 10.000 ha. Lahan sagu kedua Sampoerna terletak di Papua dengan luas 51.000 ha. Seluruh lahan itu telah tertanam sagu secara alami. Lalu lahan ketiga terletak  di Sambas Kalimantan Barat seluas 15.000 ha.

Perusahaan juga mengincar lahan seluas 6.000 ha di Lingga Riau.


Read More...

Rabu, 02 Juni 2010

Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia 2010 versi Majalah Globe Asia

VIVAnews - Majalah Globe Asia kembali menobatkan taipan Budi Hartono menjadi orang terkaya di Indonesia. Pemilik raksasa rokok Djarum dan Bank BCA ini memiliki kekayaan US$ 4,8 miliar atau sekitar Rp 44 triliun.

Peningkatan kekayaan Budi Hartono seiring dengan boomingnya harga saham dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tidak hanya Budi Hartono, 20 orang terkaya saat ini semuanya bangkit karena pulihnya pasar saham.

"Mengingat fakta bahwa kekayaan Indonesia terpaku pada sumber daya alam, sekarang ini menjadi waktu yang sangat menarik bagi pemilik usaha," kata Tanri Abeng, penerbit Globe Asia, Senin 31 Mei 2010. "Dan daftar 150 orang terkaya GlobeAsia membuktikan, kekayaan telah tercipta dengan cepat."

Total kekayaan 150 jutawan dalam daftar GlobeAsia pada tahun 2010 mencapai US$ 61,5 miliar atau Rp 570 triliun. Ini berarti meningkat 22 persen dibandingkan tahun 2009. Kenaikan nilai kekayaan itu terutama karena berbagai faktor, seperti penguatan nilai tukar rupiah, kenaikan indeks saham hingga 60 persen, dan kuatnya harga komoditas.

Berikut daftar nama 10 orang terkaya di Indonesia versi Globe Asia:

1 Budi Hartono US$ 4,8 miliar
2 Eka Tjipta Wijaya US$ 4 miliar
3 Anthony Salim US$ 3,6 miliar
4 Aburizal Bakrie US$ 3 miliar
5 Martua Sitorus US$ 2,5 miliar
6 Putra Sampoerna US$ 2,4 miliar
7 Sukanto Tanato US$ 1,8 miliar
8 Dato Low Tuck Kwong US$ 1,4 miliar
9 Peter Sondakh US$ 1,3 miliar
10 Eddy William Katuari US$ 1,3 miliar

Read More...

Senin, 19 April 2010

Chairul Tanjung Mengakusisi Carrefour Indonesia Melalui Trans Crop

Setelah sukses mendirikan "DisneyLand" indoor di Makassar, baru-baru ini Chairul Tanjung melakukan gebrakan baru dengan mengakusisi saham carrefour. Berikut berita yang dikutip dari Republika :

Trans Corp, kelompok usaha dari Para Group milik pengusaha Chairul Tanjung, mengakuisisi 40 persem saham PT Carrefour Indonesia sekaligus menjadi pemegang saham terbesar. Nilai akuisisi atas perusahaan ritel terbesar di Indonesia itu lebih dari 300 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,8 triliun.

Menurut Chairul Tanjung, dana akuisisi didapat dari pinjaman konsorsium empat bank asing sebesar 350 juta dolar AS, yaitu Credit Suisse, Citibank, JP Morgan, dan ING Commercial Bank. ‘’Sisa pinjaman akan digunakan untuk menambah modal,’’ kata pengusaha yang baru saja masuk daftar seribu orang terkaya sejagad ini, di Jakarta, Jumat (16/4)

Untuk melunasi pinjaman akuisisi Carrefour ini, Trans Corp akan menggali utang baru dengan menerbitkan obligasi global. Uniknya, penjamin emisinya juga empat bank yang memberi pinjaman dana untuk akuisisi Carrefour.

‘’Telah ada kesepakatan dengan empat underwritter, di antaranya Credit Suisse, Citibank, JP Morgan, dan ING,’’ kata Chairul. Nilai pasti obligasi masih menunggu hasil roadshow empat penjamin emisi ke Singapura, Hong Kong, dan Amerika Serikat. ‘’Minimal 350 juta dolar AS sesuai nilai pembelian 40 persen saham Carrefour,’’ tambah dia.

Dengan penguasaan 40 persen saham, Trans Corp mendapatkan hak atas posisi empat komisaris dan dua direksi. Chairul menjabat presiden komisaris. Dua posisi komisaris Trans Corp diisi mantan kapolri Bimantoro dan mantan ke pala Badan Intelijen Negara AM Hendro priyono. Trans Corp belum menentukan jatah dua direksi dan satu komisaris lagi.

Carrefour Indonesia mengoperasikan 79 gerai, terdiri 63 hypermarket dan 16 supermarket di 22 kota. Pa da 2009 penjualannya mencapai Rp 11,7 tri liun. Namun, saat ini Carrefour mengha dapi kendala terkait pengajuan kasasi Ko misi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) kepada Mahkamah Agung (MA) setelah PN Jakarta Selatan membatalkan seluruh putusan KPPU tanggal 3 No vem ber 2009 mengenai monopoli dan per saing an usaha tidak sehat oleh Carrefour.

Dalam keputusannya KPPU mendenda Carrefour Rp 25 miliar dan meminta Carrefour melepas seluruh sahamnya di PT Alfa Retailindo. Carrefour mengakuisisi 75 per sen saham perusahaan ritel yang memiliki jaringan 29 hypermarket Alfa itu pada Januari 2008. Kami akan menghadapi gugatan itu sesuai prosedur formal hukum. Kami akan segera menemui KPPU untuk mencari jalan keluar kata Chairul.

KPPU menyambut baik iktikad Chairul Tanjung. Namun, Direktur Komunikasi KPPU, Ahmad Junaidi, mengatakan, KPPU tetap fokus terhadap upaya kasasi dan menunggu putusan MA walau ada upaya pendekatan dari Chairul Tanjung. KPPU sebagai institusi akan berpegang kepada hukum acara, kata Ahmad. c15/c03, ed: rahmad bh


Read More...

Minggu, 18 Januari 2009

BEI terapkan Batas Auto Rejection baru

Jakarta - Perusahaan yang mencatatkan dan memperdagangkan sahamnya untuk pertama kalinya di lantai bursa (listing) akan memperoleh penetapan batas penolakan otomatis (auto rejection) dua kali lipat dari batas yang ditetapkan pada saham-saham yang sudah tercatat sebelumnya.

"Penerapan Auto Rejection untuk perdagangan saham hasil penawaran umum yang pertama kalinya diperdagangkan di Bursa ditetapkan sebesar 2 kali dari presentase batasan Auto Rejection," ujar Corporate Secretary Bursa Efek Indonesia (BEI), Friderica Widyasari Dewi dalam siaran persnya, Minggu (18/1/2009).

Sebagaimana telah diberitakan detikFinance sebelumnya, BEI berencana menetapkan pembatasan Auto Rejection baru mulai Senin (19/1/2009). Penerapan batas Auto Rejection baru tersebut berlaku dengan parameter baru, yakni penetapan klasifikasi saham dengan batas Auto Rejection yang berbeda-beda.

Klasifikasi tersebut sebagai berikut:
  1. Harga penawaran jual atau beli lebih rendah dari Rp 50 akan ditolak secara otomatis oleh Jakarta Automatic Trading System (JATS).
  2. Harga penawaran jual atau beli dalam rentang harga Rp 50 hingga Rp 200 memiliki batas Auto Rejection simetris sebesar 35%.
  3. Harga penawaran jual atau beli dalam rentang harga Rp 200 hingga Rp 5.000 memiliki batas Auto Rejection simetris sebesar 25%.
  4. Harga penawaran jual atau beli di atas harga Rp 5.000 memiliki batas Auto Rejection simetris sebesar 20%.


"Persentase batasan Auto Rejection untuk saham perdana sebesar dua kali dari masing-masing klasifikasi di atas," jelas Friderica.


Ia juga menjelaskan, untuk perusahaan tercatat yang melakukan tindakan korporasi, maka selama 3 hari bursa berturut-turut setelah berakhirnya perdagangan saham yang memuat hak (periode cum) di Pasar Reguler, acuan harga di atas menggunakan pada hari bursa sebelumnya (previous price) dari masing-masing pasar.

Sementara acuan harga yang digunakan untuk pembatasan harga penawaran tertinggi atau terendah di Pasar Reguler dan Pasar Tunai atas saham yang dimasukkan ke JATS ditentukan dengan menggunakan harga pembukaan (opening price) yang terbentuk pada sesi Pra-pembukaan dan menggunakan harga penutupan di Pasar Reguler pada hari bursa sebelumnya (prevoius price) apabila opening price tidak terbentuk.(dro/dro)


Sumber : detik finance

Read More...

Rabu, 07 Januari 2009

Tercekik Krisis, Orang Terkaya di Jerman Bunuh Diri

adolf, mecekle, investasi saham, bankrupt, money, investment, crisis
Salah satu orang terkaya di Jerman, Adolf Merckle yang menduduki peringkat ke-94
versi majalah Forbes bunuh diri dengan menabrakan badannya ke kereta api Blaubeuren, baratdaya Jerman. Kabarnya, Merckle sudah tidak mampu lagi menghadapi krisis finansial yang menerpanya ditambah lagi kerugian besarnya pada kepemilikan saham di produsen otomotif terbesar Jerman yakni Volkswagen. Merckle memiliki 100.000 karyawan di seluruh dunia. Dimana bisnis utamanya adalah Phoenix Pharmahandel, pengecer obat-obatan terbesar di Jerman dan kedua di Eropa dengan penjualan tahunan sebesar 21,6 miliar euro atau Rp316,7 triliun.

Selain itu, Merckle juga produsen semen terbesar di Jerman melalui HeidelbergCement ( Salah satu pemilik Indocement Tunggal Prakasa/INTP) yang memiliki 68.000 karyawan dengan pendapatan tahunan sebesar 11 miliar euro atau Rp 161,3 triliun.

Read More...

Selasa, 16 Desember 2008

hari Ini Indeks Terkoreksi 1,2%

Bursa Indonesia ditutup terkoreksi 1,2% setelah sempat naik tajam 96 poin kemarin. Merosotnya IHSG mengikuti pergerakan bursa regional yang mayoritas ditutup di teritori negatif seperti Topix (-2,16%), Singapore Strait Times(-0,20%), dan Nikkei (-1,12%). Jatuhnya bursa regional dipicu oleh kecemasan para investor terhadap resesi global yang akan menghambat pertumbuhan perekonomian. Sementara harga minyak stabil di level $44/barrel, bahkan sempat menyentuh US$50/barrel kemarin dibalik antisipasi para investor terhadap rapat OPEC yang akan digelar di Algeria besok.

IHSG ditutup melemah 16,4 poin ke level 1.342,86 dengan nilai transaksi mencapai Rp1,9 trilliun. Lonjakan IHSG kemarin menembus level psikologis 1.300 mendorong para investor untuk melakukan aksi profit taking pada beberapa saham unggulan seperti AALI (-3,58%), BUMI (-3,06%), dan PGAS (-5,37%). Selama intraday indeks tak pernah menembus zona positif, praktis sampai penutupan sesi kedua hanya ada 3 sektor yang ditutup menguat yaitu industri dasar, konsumen , dan manufaktur. Turunnya harga premium dan solar yang menjadi katalis penguatan indeks kemarin masih berpotensi turun menurut Sri Mulyani di Gedung DPR, Senayan, hari ini.

Untuk perdagangan besok indeks diestimasikan akan rebound seiring kebijakan the Fed mengumumkan interest rate paling lambat malam ini dan pernyataan gubernur Bank Sentral China yang mengindikasikan akan memangkas suku bunga acuannya bulan ini. Indeks Dow Future berada di level 8.600 (+0,22%).

Read More...

Minggu, 14 Desember 2008

Sinar Mas Sekuritas Kantongi 6,2% Saham BTEL

JAKARTA. Kabar bahwa Sinar Mas Group akan membeli saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) sudah lama beredar. Konon, pembelian tersebut bertujuan membesarkan bisnis PT Smart Telecom, anak usaha Grup Sinar Mas di bisnis halo-halo.

Kendati Sinar Mas dan BTEL membantahnya, bukan berarti kabar tersebut langsung mereda. Justru sebaliknya, anggapan tersebut makin mengental.

Dalam keterbukaan informasi kepada otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Desember 2008, BTEL menyatakan bahwa salah satu anak usaha Sinar Mas, PT Sinarmas Sekuritas, telah memiliki saham BTEL. Hingga 28 November 2008, Sinarmas Sekuritas, telah memiliki 6,2% saham BTEL atau sama dengan 1,76 miliar saham.

Jika mengacu harga BTEL pada tanggal 11 Desember 2008 yang Rp 51 per saham, artinya nilai saham BTEL di kantong Sinar Mas Sekuritas mencapai sekitar Rp 91,8 miliar.

Bisa jadi, ketika membelinya, anak usaha PT Sinarmas Multiartha Tbk ini membayar lebih besar lagi. Sebab, harga BTEL pada November 2008 berkisar antara Rp 66-Rp 150 per saham.

Masuknya Sinarmas Sekuritas ini mengubah komposisi kepemilikan saham BTEL. Per 28 November, pemilik saham BTEL di atas 5% adalah PT bakrie& Brothers Tbk (22,43%), Credit Suisse Cabang Singapura (8,08%), Sinarmas Sekuritas (6,2%) dan sisanya milik publik.

Direktur Utama PT Sinarmas Sekuritas Kokaryadi Chandra membenarkan perusahaannya memiliki 6,2% saham BTEL. Ia membantah saham tersebut pesanan Sinar Mas Grup. "Bukan, itu saham nasabah," tandasnya, kemarin kepada KONTAN. Namun, ia enggan menjelaskan siapa nasabah yang membeli saham BTEL tersebut.

Ubaidillah Fatah, Direktur PT Smart Telecom juga membantah Sinar Mas membeli BTEL. "Sampai saat ini tidak ada pembicaraan tentang kabar itu," paparnya.

Namun, Ubaidillah tidak menampik bahwa perusahaannya termasuk berminat membeli tower BTEL. "Ada keinginan, namun saya tidak tahu rencana berikutnya," tegasnya.

Catatan saja, saat ini BTEL berencana menjual 543 menara telekomunikasinya. Total harga menara itu minimal sekitar Rp 380,22 miliar.

Abdul Wahid Fauzi KONTAN

Read More...
Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template