Tampilkan postingan dengan label mindset. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mindset. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Mei 2010

InvestorSibuk - Bagaimana Meraih Profit Konsisten di Bursa Saham Hanya dengan 10 Menit Setiap Minggunya


Sesungguhnya banyak sekali instrumen untuk berinvestasi. Tapi ijinkan Saya membeberkan cara berinvestasi di bursa saham. Memang cara yang akan diajarkan tidaklah mudah, karena segala sesuatunya selalu butuh kerja keras di awal, tetapi akan membantu Anda mendapatkan passive income secara konsisten.

Banyak sekali mitos yang beredar di masyarakat mengenai investasi di pasar modal. Beberapa mitos itu di antaranya ,"pasar modal seperti judi!", "Anda harus berada di depan layar komputer terus menerus!", "Pasar modal adalah cara untuk menjadi cepat kaya!", dan berbagai mitos "berbahaya" lainnya.

Yang perlu Anda perhatikan dalam berinvestasi sebenarnya adalah 'bagaimana Anda bisa melakukan kontrol terhadap psikologis Anda' dan menemukan karakteristik investasi Anda sendiri.

Banyak orang menyebut investasi saham dengan istilah "main saham". Ini artinya mereka menganggap saham adalah sebuah mainan sehingga kebanyakan orang tidak mau belajar terlebih dahulu, melainkan langsung masuk ke pasar dengan strategi "untung-untungan" atau "feeling so good". Mengapa demikian? Sekali lagi... itu semua terjadi karena kebanyakan orang menganggap bahwa saham adalah sebuah 'mainan'.

Tanpa ilmu yang cukup, berinvestasi di pasar modal hanya akan membuat Anda berdarah-darah dan menjadi kecewa. Akhirnya, Anda akan menyalahkan bahwa investasi di pasar modal penuh dengan penipuan dan sifatnya seperti judi. Padahal, pasar modal adalah sarana bagi perusahaan untuk mengumpulkan dana. Ini artinya, saham menunjukkan kinerja dari suatu perusahaan tersebut. Coba Anda pikirkan, mana ada sih perusahaan yang mau rugi? Jadi... dalam jangka panjang sebenarnya harga saham selalu mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan income dari perusahaan yang bersangkutan. Lalu, kenapa masih banyak orang mengalami kerugian dan malah ada yang bunuh diri segala ?

Banyak sekali hal-hal kontroversial di pasar modal, salah satunya adalah perbedaan antara investasi dan trading. Banyak orang tidak dapat membedakan kedua style dalam pasar modal ini. Beberapa orang yang tidak punya banyak waktu malah ada yang melakukan trading sesering mungkin dan beranggapan bahwa investasi di pasar modal harus 'memelototi' pasar secara terus menerus. Padahal... yang terjadi tidaklah demikian.

Demikian pendapat dari Saya mengenai dunia pasar modal... Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih banyak lagi, Anda bisa mendapatkannya secara Gratis dalam sebuah digital report dan audio Mp3 "5 Mitos Utama Investasi di Pasar Modal" karya teman saya Ferdie Darmawan, sebuah panduan untuk memulai investasi di pasar modal
Anda bisa mendapatkannya di sini :



investor sibuk

Read More...

Selasa, 27 April 2010

Investasi Saham di Pasar Modal adalah Judi ?

Pernahkah Anda mendengar orang berkata hal-hal di bawah ini ketika mendengar kata 'investasi', khususnya investasi di pasar modal ?

· Saya kehilangan setengah uang tabungan saya ketika pasar modal mengalami crash,
· Setiap kali saya membeli saham, saham tersebut turun,
· Lebih baik didepositokan saja karena lebih aman,
· Berinvestasi sangat beresiko, Anda dapat kehilangan seluruh modal Anda,
· Membeli saham seperti berjudi,
· Uang yang saya investasikan untuk anak saya sekolah akibat crash di bursa, hilang begitu saja !· Banyak orang bunuh diri karena gagal dalam berinvestasi di saham


Mitos-mitos ini lahir karena Anda selalu didoktrin dengan fakta-fakta dari bank atau ahli keuangan bahwa yang namanya high return pastilah high risk. Untuk memperoleh return yang tinggi, Anda harus menjadi seorang risk taker! Kebanyakan orang tidak suka mengambil resiko, makanya mereka sama sekali tidak mencoba menginvestasikan uangnya di pasar modal, karena takut akan resiko yang begitu besarnya.

Kebanyakan orang menjadi phobia terhadap pasar modal. Mereka percaya bahwa investasi itu terlalu beresiko dan lebih baik menyimpan uang di bank. Mereka lebih baik menerima return 4-5% saja dari deposito dibandingkan meraih puluhan hingga ratusan persen dari pasar modal.

Sayang sekali, karena orang-orang ini melewatkan salah satu dari cara-cara paling dahsyat dalam membangun kekayaan. Dengan tidak berinvestasi, uang anda akan tergerus inflasi.

Satu kabar gembira untuk anda : High return tidak harus high risk ! Apakah benar bahwa berinvestasi di bursa saham terlalu beresiko ? Jawabannya … TERGANTUNG.
Bisa ya, bisa juga tidak ! Mau tahu kenapa demikian ?

Jika Anda ingin mendapatkan jawabannya, Anda bisa download gratis digital report dan audio mp3 karangan teman Saya, Ferdie Darmawan secara GRATIS disini 


investor sibuk

Read More...
Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template